jump to navigation

GURU HONORER DIREKOMENDASIKAN DIANGKAT CPNS Februari 28, 2010

Posted by idayantie in Pendidikan.
Tags: , ,
trackback

Bagi para sahabat yang masih bernasib menjadi guru honorer tidak usah berkecil hati, karena pemerintah Negara kita melalui para menteri-menterinya sedang berupaya untuk merekomendasikan nasib para guru honorer supaya dapat diangkat menjadi CPNS. Hal ini sedang dibahas bersama melaui rapat gabungan antara Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Agama, Menteri Aparatur Negara ,Kepala Badan Kepegawaian Negara, dan DPR di Jakarta. (Jawa Pos, 26 Januari 2010).

Semua guru honorer harus diangkat menjadi CPNS. Itu salah satu rekomendasi rapat gabungan antara Komisi II, VIII, dan X DPR RI dengan Mendiknas M. Nuh, Menag Suryadharma Ali, Men pan E. E. Mangindaan, dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Edy Topo Ashari di gedung DPR, Senayan, Jakarta. Pada rapat gabungan itu merekomendasikan agar guru honorer yang tidak dibiayai APBN dan APBD mendapat perhatian, terutama mengenai kesejahteraan mereka. Memang selama ini yang namanya guru honorer pasti kesejahteraan hidupnya sangat minim sekali sehingga pemerintah pun perlu campur tangan untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer.

Rapat gabungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi VIII Burhanuddin Napitupulu telah menyepakati persoalan mengenai guru honorer harus dituntaskan menyusul segera disahkannya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) soal pengangkatan guru honorer. Guna mempercepat program itu, segera dibentuk panita kerja (panja). Anggotanya dari Komisi II, Komisi VIII, dan Komisi X. Tugas panja adalah memberikan masukan untuk RPP supaya tidak ada diskriminasi terhadap guru honorer. Masa kerja panja pun hanya berlangsung selama satu bulan.

Dalam rapat gabungan itu juga disepakati bahwa kesejahteraan guru menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah, seperti gubernur, bupati, dan wali kota. Sehingga , jika ada guru yang sudah menjadi CPNS, namun belum diangkat, harus segera ditetapkan menjadi PNS tanpa ada seleksi, cukup dengan verifikasi administrasi saja..
Para wakil rakyat meminta persoalan kesejahteraan guru menjadi fokus dalam pengangkatan guru PNS. Sebab, persyaratan pengangkatan guru PNS adalah kualifikasi S-1 dan berusia maksimal 46 tahun. Menurut Wakil Ketua Komisi II Taufik Effendi, pengangkatan guru harus juga memperhatikan status dan kesejahteraan. Seandainya secara status memang guru honorer tersebut tidak memungkinkan untuk diangkat menjadi CPNS, maka harus dilihat pula aspek kesejahteraannya. Meski tidak harus menjadi PNS, namun dapat diangkat menjadi pegawai tidak tetap dengan kesejahteraan yang layak.

Persoalan mengenai pengangkatan guru honorer menjadi masalah sejak terbitnya PP No 48 Tahun 2005 jo PP No 43 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi CPNS. Berdasar PP tersebut, sejak November 2005 pemerintah tak diperkenankan lagi mengangkat tenaga honorer baru. Semua tenaga honorer yang bekerja di sekolah negeri akan diangkat menjadi CPNS paling lama Desember 2009.

Ketua Komisi VIII Abdul Kadir Karding menambahkan, agenda lain yang dibahas panja adalah pengangkatan CPNS untuk mengakomodasi hasil keputusan DPR pada pertemuan Juli 2008 dan Oktober 2009. Juga akomodasi guru swasta yang tidak dibayar oleh APBN/APBD di sekolah negeri maupun swasta. ”Nasib guru swasta ini tetap tidak boleh dilupakan,” katanya. Politikus PKB itu menunjuk nasib para pengajar honorer di madrasah, mulai tingkat ibtidaiyah hingga aliyah. ”Peran mereka tidak bisa diabaikan begitu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Mendiknas M. Nuh menjelaskan, sebelum terbit PP No 48 Tahun 2005, di antara 900 ribu guru, ada sekitar 104.000 yang belum diangkat menjadi PNS. Itu terjadi karena ada yang tercecer. Selain itu, ada pembengkakan jumlah tenaga honorer. Berdasar data Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), guru bukan PNS di sekolah negeri pada akhir 2005 mencapai 371.685 orang, dan pada akhir 2009 naik menjadi 524.614 orang. Nuh mengatakan, pengangkatan guru dibutuhkan untuk meng-cover guru yang pensiun. Selain itu, dalam rangka pemerataan distribusi guru ke daerah terpencil yang rasionya di bawah standar.

Pemberitaan tersebut bagaikan angin segar bagi para guru hononer yang setelah sekian lama mengabdi di sekolah namun belum diangkat menjadi CPNS samapi sekarang. Bagi guru honorer menjadi CPNS adalah mimpi indah yang selalu menghiasi tidurnya. Semoga apa yang dilakukan para menteri Negara kita dapat segera terwujud, sehingga semua guru honorer yang mengabdi di sekolah negeri dapat segera menjadi CPNS. Amiin…Ya Robbal`alamin….

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: