jump to navigation

Bicara Seks dengan Remaja April 12, 2010

Posted by idayantie in Pendidikan.
Tags: , ,
trackback

TAK terasa buah hati Anda telah beranjak remaja, dan kini ia tengah menikmati masa-masa indahnya sebagai remaja puber. Seiring tumbuh kembang mereka, berkembang pula teknologi internet yang makin memudahkan putra-putri Anda mencari kawan di dunia maya. Ini berarti ekstra kerja keras bagi Anda, para orang tua untuk membimbing putra-putrinya berselanjar di dunia maya agar mereka tak tenggelam arusnya.

Tak dipungkiri kebebasan bermain di dunia maya ini secara tidak langsung telah memberi kesempatan putra-putri Anda untuk bergaul dengan banyak kawan. Jika tidak beruntung, bisa jadi putra-putri Anda malah terseret kepada pergaulan seks bebas.

Banyak kasusnya seperti kehamilan remaja di luar nikah, penyakit menular seksual telah menjadi ancaman bagi remaja-remaja tanggung ini, dan sebagai orang tua alangkah bijaknya Anda mulai sejak dini mengajak putra-putrinya yang beranjak remaja untuk mendiskusikan tentang seks sejak dini.

Jika menurut pengakuan remaja Anda, mereka tidak berhubungan seks ini bukan berarti Anda bisa berlega hati. Bagaimanapun juga Anda harus tetap waspada. Amatilah putra-putri di rumah yang mulai senang menyibukkan diri di dalam kamar dan asik berselanjar di dunia maya. Mereka yang mulai mengakrabi ‘kencan online’ justru bisa terbius ajakan sex chat.

Saat Anda telah siap membicarakan seks bersama putra-putri Anda, sertakan juga beberapa data akurat dan fakta-fakta yang mendukung diskusi penting ini. Pastikan juga bahwa putra-putri Anda mengetahui secara benar bahaya kencan dan seks dengan petting. Karena faktanya setiap tahun 2.6 juta remaja telah aktif secara seksual dan hal ini berdampak besar pada kehamilan gadis remaja di luar nikah.

Putra-putri Anda mungkin telah mendapatkan peljaran dasar seks di sekolah yang dipelajari pada pelajaran Biologi, namun akan lebih baik jika Anda pun tak melewatkan untuk berdiskusi dengan remaja Anda di rumah tentang isu-isu terkait seks semisal penyakit menular seksual atau bahaya aborsi.

Katakan pada mereka untuk jujur jika ada kawan sebayanya yang menekannya untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Bijaklah dengan mengatakan bahwa seks seharusnya dihargai karena bukan sekedar permainan dan harus bisa dipertanggungjawabkan kelak. Bicarakan hal ini dengan putra-putri Anda dengan nada santai tanpa bermaksud menggurui, tempatkan diri Anda sebagai kawan bukan sebagai orang tua yang bertanya seakan menyelidik. Inilah saatnya membicarakan seks bersama mereka, karena seks tak lagi tabu untuk dibicarakan.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: