jump to navigation

Baru Dua Bacabup Berizin April 20, 2010

Posted by idayantie in berita di Banyuwangi.
Tags: ,
trackback

Pasang Baliho Tanpa Permisi ke KPP

BANYUWANGI-Ternyata belum semua bakal calon bupati (bacabup) mengantongi izin memasang baliho, spanduk, dan banner kampanye di tempat-tempat umum. Selama ini, hanya dua bacabup yang telah mengurus perizinan di Kantor Pelayanan Perizinan (KPP) Banyuwangi. Mereka adalah Abdullah Azwar Anas, bacabup yang diusung PDIP, PKB, dan PKS. Selain itu, Emilia Contessa, bacabup yang dicalonkan Partai Gerindra, PAN, RepublikaN, dan delapan partai nonparlemen.

Saat dikonfirmasi di kantornya, A. Syamsudin, Kasi Pelayanan KPP Banyuwangi mengakui, hingga kemarin (19/4) baru dua orang yang mengajukan izin pemasangan media pengenalan diri. Mereka adalah Abdullah Azwar Anas dan Emilia Contessa. “Mereka hanya mengajukan izin perkenalan diri melalui media baliho dan lain-lain, karena belum resmi menjadi cabup maupun cawabup,” terangnya kepada koran ini saat dikonfirmasi di kantornya, kemarin.

Seperti diketahui, menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 14 Juli mendatang, tim sukses bacabup gencar memperkenalkan calon yang diusungnya kepada masyarakat. Ada banyak media, yang dimanfaatkan untuk promosi. Seperti pemasangan baliho, spanduk, dan banner, di pinggir jalan. Bahkan, ada yang memasang gambar calon di kaca belakang angkutan kota, mobil penumpang umum, dan mobil pribadi.

Sayangnya, pemasangan berbagai alat sosialisasi dan promosi bacabup tersebut kurang memperhatikan keindahan dan ketertiban kota. Banyak dijumpai baliho bertengger tidak teratur di jalan-jalan protokol. Bahkan bercokol gagah di kawasan yang seharusnya steril dari berbagai alat peraga kampanye. Seperti di tempat ibadah, sekolah, dan kawasan tertentu.

Tak jarang, baliho dipasang saling menempel, sehingga terkesan semrawut. Seperti di simpang lima Kota Banyuwangi dan simpang tiga depan kantor PLN. Tak ayal, baliho yang berjejer menampakkan kesan kumuh dan pemandangan yang tidak indah.

Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Banyuwangi Jaenuri mengaku belum bisa berbuat banyak terhadap baliho bacabup. Sebab, regulasi tentang alat peraga kampanye, baru akan diatur setelah cabup dan cawbup resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Panwas hanya bertindak sebagai pengawas pelaksanaan regulasi tersebut. Sedangkan pihak yang berwenang menyusun seluruh regulasi tentang pilkada adalah KPU, Pemkab, partai politik pengusung calon, dan tim sukses calon. “Jadi, jika terjadi pelanggaran terhadap mekanisme pemasangan alat peraga kampanye, Panwas akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye tersebut,” terangnya di kantornya kemarin.(mg4/irw)
sumber :Radar Banyuwangi, 20 April 2010

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: