jump to navigation

Jalal Bajak Nuris April 20, 2010

Posted by idayantie in berita di Banyuwangi.
Tags: , ,
trackback

BANYUWANGI – Peta politik pilkada Banyuwangi kembali berubah. Calon bupati (Cabup) Partai Demokrat (PD), H. Jalal akhirnya menggandeng Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Yusuf Nuris sebagai pasangannya. Dengan majunya Nuris sebagai cawabup PD, otomatis pasangan independen Ratna Ani Lestari – Yusuf Nuris langsung bubar.

Sementara itu, pendaftaran pasangan cabup H Jalal – cawabup Yusuf Nuris berlangsung cukup meriah siang kemarin (19/4). Ribuan massa pendukung ikut mengantarkan pasangan calon yang mengenalkan namanya dengan sebutan Jalal-Nuris (Laris) tersebut ke kantor KPU Banyuwangi.

Proses pemberangkatan pasangan itu berlangsung di dua tempat. Pemberangkatan pertama dilakukan di rumah tinggal cabup Jalal, Jalan Rinjani, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi.

Dari sana, Jalal dan Nuris berangkat bersama dengan puluhan tim suksesnya naik kendaraan. Iring-iringan kendaraan itu langsung menuju kantor DPC Partai Demokat (PD) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri.

Saat transit di kantor PD, ratusan kader PD sudah menunggu. Setibanya di DPC PD itu, Jalal dan Nuris langsung masuk ke dalam kantor.

Ketua DPC PD Banyuwangi, Adil Achmadiyono dan jajaran pengurus lainnya menyambut kedatangan pasangan Laris. Setelah istirahat sejenak, pasangan Laris berangkat berjalan kaki menuju kantor KPU Banyuwangi sekitar pukul 10.00.

Rombongan pengantar pasangan Laris dibagi beberapa barisan. Paling depan terlihat puluhan tukang becak yang berangkat tanpa penumpang. Di lapis kedua, terlihat beberapa tim kesenian seperti barongsai, hadrah. Sementara barisan berikutnya, terlihat rombongan ibu-ibu mengenakan seragam putih-putih. Di belakang baru ibu-ibu itu, pasangan Jalal- Nuris berjalan kaki bersama dengan sejumlah tim sukses dan para pengurus teras DPC PD Banyuwangi.

Di belakang Jalal, ratusan massa mengiringi dengan membawa bendera PD dan gambar Jalal-Yusuf Nuris. Gambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga ikut berkibar dibawa massa pendukung Jalal.

Setelah Jalal masuk ke KPU, massa pendukungnya dengan setia menunggu di luar kantor KPU tersebut. Selama menunggu proses pendaftaran, massa pendukung yang berasal dari berbagai elemen masyarakat itu disuguhi berbagai atraksi kesenian Banyuwangi.

Jalal disambut Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin serta tiga anggota KPU lainnya. Setelah itu, pasangan Laris dipersilakan masuk ke ruang pendaftaran untuk melakukan registrasi.

Meski sudah melakukan registrasi, namun tidak langsung mendaftar. Keduanya calon dipersilakan istirahat sejenak di ruang kerja anggota komisioner Hary Priyanto sejenak. Setelah melakukan ramah tama, baru kemudian dipersilakan untuk menyerahkan berkas pendaftaran.

Sebelum menerima berkas pendaftaran, KPU tidak langsung menerima. Pokja pendaftaran cabup KPU, sempat mempersoalkan status cawabup Yusuf Nuris yang digandeng Jalal.

Sebelumnya, Yusuf berpasangan dengan cabup Ratna Ani Lestari sebagai cawabup melalui jalur perseorangan. Kali ini, Yusuf ganti pasangan maju sebagai cawabup dari cabup Jalal melalui jalur Parpol. “Apakah akan maju sebagai cawabup melalui jalur perseorangan atau melalui jalur parpol,” tanya Ketua Pokja Pendaftaran Cabup KPU Banyuwangi, Hary Priyanto kepada Yusuf Nuris.

Spontan, Nuris menjawab akan maju melalui jalur parpol. Jika maju melalui jalur parpol, Hary meminta Nuris untuk membuat pernyataan tertulis di atas materai Rp 6.000 berisi tentang pengunduran diri sebagai cawabup dari jalur independen.

Atas permintaan KPU itu, Nuris bersedia menandatangani surat pernyataan dengan tulisan tangan. Setelah Yusuf menandatangani berita acara, KPU bersedia menerima berkas pendaftaran pasangan Jalal-Nuris.

Setelah menerima berkas pendaftaran, KPU langsung memanggil Ketua DPC PD Banyuwangi, H Adil Achmadiyono dan Sekretaris DPC PD, H Abdurrahman untuk diverifikasi. Keduanya mengakui telah menandatangani surat pendaftaran atas pasangan Laris.

Setelah verifikasi Parpol pengusung, KPU langsung menyatakan menerima pendaftaran. “Syarat administratif sudah terpenuhi. Selanjutnya menunggu proses verifikasi syarat lainnya,” tegas Hary.

Setelah pendaftaran resmi diterima, Jalal, Yusuf Nuris, H Adil Ahmadiyono dan H Abdurrahman langsung menggelar keterangan pers. Kepada sejumlah wartawan, menegaskan komitmennya untuk memajukan Banyuwangi.

Setelah pendaftaran pasangan Laris diterima KPU, Jalal mengaku segera membangun komunikasi intens dengan semua elemen masyarakat. “Mohon doa semua lapisan masyarakat. Tanpa rakyat, kami berdua tidak berarti apa-apa,” tegas Jalal.

Selain pasangan Jalal, calon lain yang mendaftar adalah pasangan Brigjen (Pur) Mulyono dan Untung Harjito. Pasangan purnawirawan TNI AD itu diusung tiga Parpol, yakni PKNU, PPP dan Partai Hanura. Meski pendaftaran Mulyono diterima kemarin (19/4), tapi KPU Banyuwangi belum bisa memastikan, apakah pasangan ini bisa ditetapkan sebagai pasangan cabup.

KPU tidak memberikan jaminan, karena salah satu pengusung terjadi kepengurusan ganda. Hary menjelaskan, beberapa hari lalu, pihaknya juga menerima SK pengesahan DPC PKNU dari DPP PKNU Jakarta. Karena terjadi kepengurusan ganda, maka pihaknya masih akan konsultasi dengan KPU pusat “Hasilnya akan diketahui saat pengumuman pasangan calon pada 12 Mei mendatang,” tegas Hary.(afi/bay)
sumber : Radar Banyuwang, 22 April 2010

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: