jump to navigation

Angka Kelulusan Memprihatinkan Mei 8, 2010

Posted by idayantie in Pendidikan.
Tags: , ,
trackback

Dari 5.386 Siswa, 163 Tidak Lulus Unas

SITUBONDO-Rasa deg-degan 8.263 siswa peserta ujian nasional (Unas) setingkat SMP dan MTs di Situbondo akhirnya terjawab. Jumat (7/5) kemarin, hasil Unas tahun 2010 resmi diumumkan. Seiring pengumuman, sebanyak 8.013 siswa berjingkrak gembira karena lulus. Sedangkan 250 lainnya sedih karena kurang mulus menuju jenjang pendidikan berikutnya. Mereka terpaksa harus mengikuti Unas ulang mendatang.

Data yang berhasil dihimpin RaBa menyebutkan, kali ini angka ketidaklulusan terbanyak di Situbondo didominasi pelajar SMP negeri dan swasta. Dari 5.549 sisiwa SMP yang mengikuti Unas, yang dinyatakan lulus hanya sebanyak 5.386 siswa, dan 163 peserta gagal.

Angka siswa tidak lulus Unas Tahun 2010 ini meningkat dibanding Unas tahun sebelumnya. Saat itu, jumlah siswa tidak lulus hanya 59 siswa. “Kami akan meminta para kasek untuk melakukan evaluasi. Setidaknya agar kejadian ini tidak terulang pada Unas ulang,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Situbondo, Aries Marhaento, kemarin.

Hasil Unas 2010 yang tergolong memprihatinkan itu juga terjadi pada SMP Terbuka di Situbondo. Sebab, dari 302 siswa yang mengikuti Unas, hanya 271 siswa yang lulus. Selebihnya, sebanyak 31 siswa, tidak lulus. Hal tak jauh berbeda juga terjadi di MTs, baik negeri maupun swasta.

Dari 2.412 siswa yang menjadi peserta Unas, sebanyak 2.356 siswa lulus, dan 56 siswa harus mengikuti Unas ulang. “Kami berharap siswa yang gagal tidak berkecil hati. Mereka masih bisa mengikuti Unas ulang pada 26-29 Mei mendatang,” imbuh Aries.

Pengumuman hasil Unas setingkat SMP di Situbondo berlangsung tertib. Hanya sebagian siswa yang merayakan kelulusan di sekolah. Sebagian yang lain memilih menunggu lembar pengumuman di rumah masing-masing. Situasi itu tidak lepas dari upaya sekolah dan Dispendik mengemas pengumuman hasil Unas. Kebanyakan SMP/MTs menyampaikan pengumuman hasil Unas dengan cara mengundang wali murid ke sekolah. Pengumuman juga dilakukan serentak mulai pukul 14.00. “Tujuannya, agar tidak berbenturan dengan Jum’atan. Kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian,” timpal Kasi SMP, Sukarnadi, kemarin.

Dengan begitu, tidak ada para siswa SMP/MTs yang pesta berlebihan, mulai corat-coret baju seragam hingga konvoi di jalan raya. Mereka meluapkan kegembiraannya di sekolah dan rumah saja. Ada yang langsung memeluk dan mencium orang tuanya, saling mengumbar senyum sesama siswa, dan berjingkrak gembira ketika tahu dirinya lulus Unas. (gaz/aif)
sumber : radar banyuwangi, 8 mei 2010

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: