jump to navigation

Di Balik Pesona Pantai Sukomade Tersimpan Misteri Mei 25, 2010

Posted by idayantie in wisata banyuwangi.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Pantai Rajegwesi Banyuwangi

Banyuwangi– Nama Sukomade tak asing lagi bagi yang hobby berpetualang. Alamnya yang masih perawan seakan menjadi magnet tersendiri. Begitu juga dengan keindahan lautnya. Di balik pesonanya, Pantai Sukomade menyimpan sebuah misteri.

Pantai Sukomade masuk kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Total jarak tempuh dari Pusat Kota Banyuwangi hingga ke lokasi sekitar 97 Km, arah barat daya.

Seperempat perjalanannya harus melalui medan berat. Jalan terjal berbatu menjadi tantangan tersendiri. Pantai yang terkenal akan pasirnya yang putih nan indah ini, kali pertama ditemukan oleh Belanda pada tahun 1927.Tempat ini pula, rumah  bagi penyu untuk berkembangbiak. Lebatnya pepohonan di bibir pantai menjadi tempat aman bagi penyu untuk bertelur. Telebih secara administrasi, Pantai Sukomade di bawah pengawasan Taman Nasioanl Meru Betiri.

Saat perjalanan, wisatawan akan melewati dua lokasi yang tak kalah indahnya. Pantai Rajegwesi dan Teluk Ijo. Tak heran jika para pejabat setempat kerap mengunjungi Sukomade dan sekitarnya.

Namun di balik cerita keindahan pantai maupun lautnya, masyarakat setempat menyakini jika Nyi Roro Kidul yang berkuasa di sana. Wilayah kekuasaannya bahkan tidak hanya Sukomade saja. Melainkan seluruh pantai yang ada di kawasan laut selatan di Pulau Jawa.

“Kami di sini percaya jika Nyi Roro Kidul ada,” jelas Kepala Dusun Rajegwesi, Suyono saat mendampingi detiksurabaya.com, Selasa (25/5/2010).

Di kawasan setempat, lanjut Suyono, ada beberapa tempat yang kerap terlihat penampakan Nyi Roro Kidul. Diantaranya Pantai Rajegwesi, Teluk Ijo dan PantaiSukomade.

Saat Jumat Legi, penanggalan Jawa, nelayan Rajegwesi tidak berani melaut sebelum uri-uri kepada Nyi Roro Kidul. Jika dilanggar maka akan berakibat buruk. Seperti hilangnya ikan di laut secara mendadak, meski sedang musim ikan.”Pernah ikan tiba-tiba seperti hilang, ternyata kita lupa untuk uri-uri,” tambahnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Ninik, seorang juragan ikan di Rajegwesi. Saat ikan melimpah, ada pantangan bagi nelayan Rajegwesi. Yakni tidak mempermainkan harga ikan dengan tujuan persaingan tidak sehat.
“Kalau eyel-eyelan harga ikan, lihat saja pasti 5 hari ke depan ikan akan susah
untuk dicari,” jelas wanita asal Bandung ini.

Nelayan sekitar juga tidak berani menangkap penyu di Laut Sukomade. Hal itu jugaakan berakibat fatal. Selain harus berurusan dengan hukum negara, mereka harus berhadapan pula dengan kutukan Nyi Roro Kidul.

“Kami tidak berani tangkap Penyu, tangkap ikan saja pakai pancing dan jala kecil,” tandas Suyono. (fat/fat)

http://surabaya.detik.com/read/2010/05/25/082944/1363430/475/di-balik-pesona-pantai-sukomade-tersimpan-misteri

Komentar»

1. Mas Say Laros - Oktober 23, 2011

Salam seduluran….


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: