jump to navigation

Cara Berwudhu Rasullah SAW Agustus 13, 2010

Posted by idayantie in tentang Islam.
Tags: , , ,
trackback

Pengertian dari wudhu secara bahasa artinya bersih dan indah. Sedangkan menurut istilah (syariah islam) artinya membasuhkan air pada anggota badan tertentu dengan cara tertentu yang dimulai dengan niat guna menghilangkan hadast kecil. Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat (orang yang akan sholat, diwajibkan berwudhu lebih dulu, tanpa wudhu shalatnya tidak sah.

Dalil wudhu

QS. Al Maidah ayat 6:: ” Wahai orang-orang yang beriman. Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kapalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua matakaki.”

Hadits Bukhari Muslim:
” Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda: Allah tidak menerima shalat salah seorang diantaramu apabila ia berhadast sehingga ia berwudhu.”

Manfaat dan keutamaan wudhu:

1. Pembersih dari noda-noda dosa dan penambah amal kebajikan.

2. Anggota wudhu akan bercahaya pada hari kiamat.

3. Mengangkat derajat di sisi Allah SWT.

Cara Rasulullah SAW dalam berwudhu:

1. Memulai wudhu dengan niat.
Niat artinya menyengaja dengan kesungguhan hati untuk mengerjakan wudhu karena melaksanakan perintah Allah SWT dan mengikut perintah Rasul-Nya.
2. Membaca bismillah ( Tidak sah/sempurna wudhu seseorang jika tidak menyebut nama Allah (yakni bismillah) HR. Ibnu Majah, Tirmidzi, Abu Dawud.
3. Mencuci kedua telapak tangan sebanyak ( 3X ) tiga kali.
4. Berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung lalu mengeluarkannya, sebanyak ( 3X ) tiga kali.
5. Membasuh muka sambil menyela-nyela jenggot sebanyak ( 3X ) tiga kali.
6. Membasuh kedua tangan sampai siku, sebanyak ( 3X ) tiga kali.
7. Mengusap kepala, telinga dan sorban. Rasululah mencontohkan tentang caranya mengusap kepala, yaitu dengan kedua telapak tangannya yang sudah dibasahkan dengan air, lalu ia menjalankan kedua tangannya mulai dari bagian depan kepalanya kebelakangnya tengkuknya kemudian mengembalikan lagi kedepan ( HSR. Bukhari, Muslim danTirmidzi). Setelah itu tanpa mengambil air baru Rasulullah langsung mengusap kedua telinganya. Dengan cara memasukkan jari telunjuk kedalam telinga, kemudian ibu jari mrengusap kedua daun telinga. Dalam mengusap kepala Rasulullah melakukannya ( 1X ) satu kali. Dari Rubayyi bin Muawwidz, ” Aku pernah melihat Rasulullah berwudhu’ lalu ia mengusap kepalanya yaitu mengusap bagian depan dan belakang darinya, kedua pelipisnya, lalu kedua telinganya satu kali” (HR. Tirmidzi).
8. Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki, sebanyak tiga kali. Rasulullah memerintahkan agar membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki.Bahkan beliau mencontohkan hingga ke betisnya.
9. Tertib
Semua tatacara wudhu’ tersebut dilakukan dengan tertib (berurutan), muwalat (menyegerakan dengan basuhan berikutnya) dan disunnahkan tayaamun (mendahulukan yang kanan atas yang kiri).

Membaca do’a.
“Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahu wa asyhadu anna muahammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alni minattawwabina waj’alni minal mutathohhiriin. (HR Muslim Abu Dawud, Tirmidzi,Nasa’i Ibnu Majah)Wallahua’lam bishowab.

Sebaik – baiknya tauladan adalah tauladan Nabi Muhammad SAW. Bersuci merupakan hal utama dalam beribadah. Dimulakan berwudhu dan berdoa. Muhammad SAW sebagai contoh terbaik beribadah termasuk berwudhu. Dan InsyaAllah menjadi pahala bagi kita semua umatnya. Amien Ya Rabb. Semoga bermanfaat.

http://www.rabbani.co.id

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: