jump to navigation

GTT Nyanyi di DPRD Agustus 26, 2010

Posted by idayantie in berita di Banyuwangi.
Tags: , , ,
trackback

Tolak Surat Edaran Menteri

SITUBONDO-Tak kurang dari seratus guru tidak tetap (GTT) kemarin ngelurug kantor DPRD Situbondo. Mereka memprotes Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 05/2010 yang dinilai diskriminatif.

Para GTT yang terdiri atas guru PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA, itu mendesak agar nasibnya diperhatikan pemerintah. Mereka yang mengadu didampingi Forum Solidaritas Masyarakat Pendidikan (FSMP) itu juga meminta agar masuk dalam pendataan untuk diangkat sebagai CPNS.

Menunggu pertemuan yang tengah berlangsung, sejumlah guru menyanyikan lagu puji-pujian terhadap guru. Aksi itu menyedot perhatian seisi gedung DPRD. Meski disuruh diam, mereka tetap asyik mengumandangkan lagu.

Para GTT itu ditemui Komisi I dan IV DPRD Situbondo di ruang rapat paripurna. Selain itu, sejumlah pejabat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan (Dispendik), termasuk Kepala BKD, Eko Triwarso, dan Kepala Dispendik, Aries Marhento, juga ikut menemui.

Ketua FSMP, Sugiono Eksantoso mengungkapkan, sosialisasi SE Nomor 5/2010 itu terkesan eksklusif dan terbatas. Sebab, guru GTT dan pegawai tidak tetap (PTT) yang tidak ber-SK-kan pejabat berwenang (bupati), tak bisa terdata sebagaimana amanat SE Nomor 05/2010 itu.

“Sebab, mereka diangkat melalui SK kepala sekolah dan kepala yayasan. Padahal, masa pengabdian mereka juga sudah belasan bahkan puluhan tahun,” papar Sugiono.

Dia mendesak Pemkab dan DPRD memikirkan nasib mereka. Sehingga ke depan, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat juga menguntungkan mereka.

Kepala BKD, Eko Triwarso mengatakan, apa yang dilakukan BKD tidak lepas dari aturan. Apa saja yang menjadi syarat harus terpenuhi semua. Jika ada salah satu yang tak terpenuhi, maka gugur. “Karena aturannya memang demikian,” terangnya.

Apalagi, sebelumnya inspektorat sudah mewanti-wanti agar tidak ada manipulasi data untuk pendataan CPNS sebagai amanat SE Nomor 05/2010. “Bagi CPNS yang diketahui memanipulasi data, akan diberhentikan dengan tidak hormat. PNS yang terlibat membantu, akan diberi sanksi administrasi dan pidana,” pungkas Eko. (pri/aif)

Radar Banyuwangi, 24 Agustus 2010

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: